KAPOLDA LAMPUNG ACUNGKAN JEMPOL BAGI PARA MAHASISWA YANG TELAH MENYAMPAIKAN ASPIRASINYA DENGAN BAIK DAN TERTIB ~ Kabar Terkini

KAPOLDA LAMPUNG ACUNGKAN JEMPOL BAGI PARA MAHASISWA YANG TELAH MENYAMPAIKAN ASPIRASINYA DENGAN BAIK DAN TERTIB


Bandar Lampung - kabarterkini2309.blogspot. Com ||

-Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil (AML), melakukan aksi damai di depan Gerbang Komplek Perkantoran Gubernur Lampung, Rabu (13/4/2022).

Aksi demonstrasi yang di koordinir Gerakan Aliansi Lampung Memanggil Tommy Pasha, menyampaikan beberapa poin tuntutan dalam aksi, diantaranya, menolak kenaikan harga bbm, menuntut perwujudan reformasi agraria sejati, menjamin kestabilan harga kebutuhan pokok, mencabut UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Ribuan peserta aksi maupun aparat keamanan, tidak terjadi bentrok, dan tak ada satu pun yang tergores, apalagi luka. Aparat kepolisian juga tidak sampai melakukan tindakan keras saat mengendalikan aksi mahasiswa.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid humas Kombes Pol zahwani Pandra Arsyad, mengatakan, Aset-aset vital milik publik maupun aset pribadi warga tak ada yang tersenggol. Sampah sampah seusai aksi, langsung disapu bersih dan terlihat Para Mahasiswa berangsur meninggalkan lokasi demo, sebelum pukul 16.00 WIB, ujar Pandra.

“Atas nama Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno, kami dari kepolisian mengucapkan terima kasih kepada Masyarakat dan Mahasiswa yang telah bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di bumi ruwa jurai yang kita cintai ini,” tutur Pandra.

Pandra jelaskan, bahwa aspirasi mahasiswa sudah tersampaikan langsung kepada Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay maupun Gubernur Arinal Djunaidi yang ikut berdialog dengan mahasiswa. Dan Keduanya sepakat menandatangani tujuh tuntutan AML.

Lanjut Pandra, nyaris terjadi ketegangan ketika AML hendak merangsek kawat berduri yang sudah terpasang di pintu gerbang masuk, kawasan DPRD dan Pemprov Lampung.

Namun ketegangan berangsur mereda, setelah Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno dan jajaran TNI berdialog dengan mahasiswa hingga suasana semakin kondusif, setelah Mahasiswa meluangkan waktu salat zuhur berjamaah di depan pintu gerbang, terangnya.

Dari beberapa peserta aksi tersebut, sempat di amankan 40 orang peserta aksi yang terdiri dari, 20 pelajar SMP, SMA dan 20 warga masyarakat, setelah selanjutnya petugas mengembalikan mereka dengan aman tanpa ada yang luka dan tidak melakukan tindak pidana, diserahkan kepada orang tuanya masing masing, ungkap Pandra.

Dan tak lupa Pandra mengingatkan para orangtuanya, agar mengawasi anak-anak mereka untuk tidak terlibat pada aksi yang berpotensi terjadinya tindak pidana. (Sol)


0 Comments: